google-site-verification=I3gsFmhNnwraRTClYNy7Zy_HRGb_d1DkfDUi6e1xs34 Tanaman Dalam Pot atau Polybag ~ Medik Veteriner Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com

Tanaman Dalam Pot atau Polybag

Taoblampot adalah kependekan “Tanaman Obat Dalam Pot” sedang Tayurlampot adalah kependekkan kata “Tanaman Sayur Dalam Pot”. Jadi Tabulampot, Taoblampot dan Tayurlampot terhitung masih ada pertalian persaudaraan. Kesemuanya adalah tanaman-tanaman yang dibudidayakan dalam pot atau polybag

Membudidayakan segala jenis tanaman dalam pot atau polybag menjadi tren dan semarak di kalangan masyarakat beberapa waktu belakangan. Hal tersebut muncul karena minat dan kesadaran untuk bertanam,  serta hasrat untuk memetik hasil dari pekarangan sendiri yang besar. Namun terhalang dengan keterbatasan lahan pekarangan yang dimiliki.

Teknologi Tabulampot dan teman-teman merupakan inovasi yang dikembangkan dan didukung oleh program pemerintah, agar semua kalangan keluarga dapat berbudidaya tanaman di lahan pekarangan. Baik dipekarangan luas, sedang atau sempit.

Karena itu tidak ada lagi halangan bagi keluarga-keluarga untuk membudidayakan tanaman dilahan pekarangan masing-masing. Karena pada saat ini sudah tersedia tekonologi budidaya intensifikasi pekarangan untuk semua tipe pekarangan. Baik pada tipe pekarangan sempit, pekarangan sedang, maupun pekarangan luas.Hal itu disampaikan Ketua Perhiptani (Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia) para Penyuluh Pertanian di BPP dalam perannya sebagai pendamping ibu-ibu PKK dilapangan, khususnya dalam hal teknologi budidaya intensifikasi pekarangan bahan baku pembuatan. Kalau  dahulu pot hanya terbuat dari tanah liat, maka sekarang muncul pot dari poselin, plastik tebal, plastic tipis (polybag), pipa paralon, pipa talang, planter bag, kayu, bambu, batang pisang dan juga barang-barang bekas dapat dimanfaatkan sebagi pot atau polybag tanaman. Ukuranpun bervariasi, dari kecil untuk bibit tanaman sampai pot atau polybag dan planter bag besar untuk tanaman pohon buah.

Sedang metode atau cara bertanam juga berkembang. Kalau biasanya pot hanya diletakkan saja, sekarang ada system pot gantung, tanaman vertical, vertikultur atau kombinasi, Aneka ragam cara bertanam dalam pot, disertai pengaturan yang harmonis, mejadikan halaman pekarangan makin  terlihat Asri Teratur Indah dan Nyaman  dihuni (HATINYA). Dan yang lebih penting, halaman pekarangan dapat menghasilkan bahan pangan yang lengkap, mudah dan murah.

Pemilihan bahan dan cara bertanam disesuaikan dengan situasi dan kondisi sumberdaya setempat. Baik sumberdaya alam, sumberdaya manusia dan sumberdaya produksi.

Lebih lanjut Warsana mengatakan bahwa dilihat dari luas lahan yang tersedia, pekarangan dapat dibedakan menjadi 4 model pekarangan yaitu:  Pekarangan Sempit : luas kurang dari  120 m2  , Pekarangan Sedang :   luas antara 120 m sampai  400 m, Pekarangan Luas : luas   antara  400 m2 sampai 1000 m dan Pekarangan Sangat Luas yaitu lebih dari 1000 m2. Masing-masing tipe pekarangan mempunyai rekomendasi model, jenis komoditas dan penerapan teknologi yang berbeda model pengelolaan pekarangan di komplek perumahan dengan tipe masing-masing. 


Terima kasih telah membaca artikel tentang Tanaman Dalam Pot atau Polybag di blog Medik Veteriner jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :

Mas Sehat | Blog Tentang Kesehatan | Mas Sehat ~ Blog Tentang Kesehatan | www.mas-sehat.com